Kamis, 20 November 2025

Saint mary's ways

Halo kali ini di artikel ini saya akan menceritakan pengalaman Saint mary's way yang pernah di laksanakan di sekolah smp santa maria dan salah satu nya ada kegiatan yang bertugas melayani dan saya pernah mengikuti dari salah satu kegiatan saint mary's way serta saya akan menceritakan pengalaman saya.
LIHAT =
saya melihat oma dan opa yang sudah tua dan terlihat murung dan tidak bersemangat mungkin di karenkan oma dan opa yang sudah tua dan tidak memiliki energi yang banyak ,saya merasa sedih maka dari itu saya dan teman-teman saya mencoba untuk menghibur oma dan opa agar tidak merasa sedih lagi.oma yang ada di panti wreda cukup terhibur dengan berbagai kegiatan dan permainan.meskipun usia nya yang sudah tua oma dan opa masih bisa aktif 


Saya dan teman-teman saya bertugas melayani oma dan opa yang ada di panti atau lebih tepat 
nya di panti wreda kami membantu serta menghibur oma dan opa seperti menyuapi makanan yang sudah di siapkan seperti makan buah naga dan pepaya serta bermain bola oper yang tertanam mengoper bola ke oma dan opa selain itu kami menyempatkan saling berbagi cerita dan kami juga di beri beberapa saran dan  dari kegiatan itu kami juga membentuk beberapa pelayanan yang pernah dilakukan oleh bunda maria salah satu dalam melayani serta kerendahan hati.

pada hari sabtu saya bangun pada saat jam delapan dan saya mempersiapkan diri dengan menggunakan pakaian yang sopan serta rapih dan saya pergi ke celana dalam wreda walaupun di perjalanan saya terkena musibah yaitu macet dan saya kira sudah terlambat ternyata pada saat saya sampai baru sebagian teman-teman saya yang datang.kami berkumpul di depan celana dalam wreda pada saat jam sembilan. tetapi karena sebagian kami belum ada yang datang kami menunggu sebentar di depan panti wreda dan ada sebagian teman-teman kami yang tidak bisa hadir karena sakit,kami pun masuk ke panti wreda dan bertemu dengan suster serta oma dan opa yang sedang duduk di taman yang berada di tengah bangun panti wreda.

kami pun memasuki aula yang ada di panti wreda dan mempersiapkan kegiatan yang akan kami laksanakan di sana,kami pun melakukan banyak kegiatan seperti bermain oper bola dan oma dan opa yang mendapatkan bola nya akan di beri kartu yang berisi beberapa pertanyaan seperti ada oma ayusyha yang mendapatkan kartu yang berisi pertanyaan mengenai "apa kenangan yang paling melekat di hati" dan sebagian dari oma dan opa yang mendapatkan pertanyaan tidak bisa menjawab karena sudah lupa, setelah permainan itu kami saling berbagi cerita dan oma serta opa memberikan saran untuk kita semua dan yang saya dapat yaitu harus selalu bahagia dalam menjalankan hidup serta harus selalu bersyukur ternyata tidak terasa hampir menyentuh jam 12.00 kami pun mempersiapkan penutup acara dengan menyanyikan beberapa lagu dan ada salah satu oma yang menyanyikan lagu rohani dalam bahasa Mandarin dan setelah bernyanyi bersama kami berdoa bersama sebagian penutupan.

kami pun pulang bersama dan kembali ke rumah masing-masing dan kemudian hari nya kami di beri tugas seperti membuat kanva yang berisi pengalaman dan refleksi kita secara masing-masing untuk di prestasi dan selain itu kami di suruh membuat poster berisi see,act dan judge dan saya akan membagikan pengalaman saya dengan lengkap saat di panti wreda 

JUDGE=
Rendah hati 
Saya belajar untuk hati yang rendah dan tidak menyombongkan diri selain itu kita harus tidak merasa lebih unggul dari orang lain, meskipun kita memiliki prestasi atau jabatan yang lebih tinggi karena kita di mata pencipta memiliki derajat yang sama tanpa di lebih-lebihkan serta dengan rendah hati orang lain bisa menghargai kita.

SETIA
Setelah berkegiatan di panti wreda kami semua merasa lebih tenang dan merasa lebih memperkuat diri dan merasa lebih dekat dengan tuhan serta mungkin sebagian dari teman-teman saya ini adalah salah satu panggilan sebagai murid kristus dan saya juga seperti itu karena sama seperti ajaran kristus. 

KUTIPAN ALKITAB 
Salah satu kutipan ayat Alkitab yang cocok yaitu seperti Matius 11:29 karena "yang menyatakan Yesus "lemah lembut dan rendah hati" dan mengajak orang untuk belajar dari-Nya"

ACT=dari kegiatan yang saya laksanakan di panti wreda cukup banyak hal baru dan pelajaran yang saya dapatkan seperti kita harus memiliki sifat rendah hati selain itu juga kita harus membantu orang lain serta melayani,dari pengalaman saya juga kita harus menyayangi keluarga kita.


Selasa, 18 November 2025

Experience in a panti wreda(recount text)

​Hello, and welcome back! Today, I am absolutely delighted to share with you a profoundly touching and deep experience I had during a visit to the elderly care home (Panti Wreda). This meaningful activity took place last month, precisely on October 11, 2025. The time we spent there was truly invaluable, granting me deep insights and life lessons that have inspired me to become a better, more compassionate individual.

From this activity, we have also carried out one form of service of Mother Mary and also humility which has been carried out in the nursing home. 

​In the days leading up to the visit, we were meticulously reminded to prepare both our personal necessities and sincere and beneficial donations for the beloved elderly residents. We were also instructed to bring our writing equipment to carefully record our observations and reflections for a subsequent report. Furthermore, my peers and I ensured we would wear neat, appropriate, and respectful attire, showing our utmost reverence for the occasion. The next morning, I woke up around eight o’clock, as our gathering time at the care home was set for nine. I dressed in my most polite clothes and gathered all the required supplies.

​Upon my arrival at the care home, I noticed that not all of my friends had reached the venue. Some were unfortunately hampered by traffic delays, and a few others were unable to join us due to illness. After a brief wait, we were ready to enter the premises. Inside, we were greeted by a serene and peaceful sight: grandmothers and grandfathers (Oma and Opa) sitting tranquilly in the central garden. We also observed the dedicated nurses tending to the residents with great care and patience, offering support to those who needed assistance. We then proceeded into the care home's spacious hall, where several grandmothers and grandfathers were already waiting for us with gentle anticipation and tenderness.


​We immediately began setting up the planned activities in the hall. This included preparing colourful plastic balls and question cards designed to spark lively and cheerful conversation. Other friends focused on arranging uplifting songs and special performances meant to entertain our elderly hosts. Our accompanying teacher then graciously guided us to take seats close to the grandmothers and grandfathers, fostering a sense of close intimacy and connection. Meanwhile, another group of friends prepared nutritious refreshments, such as fresh dragon fruit and papaya. We officially began our program with warm introductions, clearly articulating the noble purpose of our visit.

​The most engaging part of the day started with games we had carefully planned, such as passing the ball. The lucky recipient of the ball would be asked a friendly question. Some of the grandmothers and grandfathers, understandably, found it a little challenging to answer, perhaps due to their advanced age, but they participated with good spirit. Following the game, we enjoyed a short break to share the prepared fruits. We noticed that some of the grandmothers and grandfathers struggled to hold a spoon firmly. Seeing this, several of us tenderly and patiently helped to feed them, ensuring they could enjoy their meal with ease and comfort—a truly humbling moment.

​The atmosphere brightened further and became full of joy as we all began to sing together. The grandmothers and grandfathers were visibly delighted and entertained. We even had a beautiful and unexpected moment when one of the grandmothers performed a melodious song in Mandarin, which was met with warm and hearty applause.

​To conclude our precious time, we sang one last song together as a heartfelt final chorus. Our friends wisely prepared the closing ceremony with a collective prayer, acknowledging our gratitude for the day we had passed. After the prayer, we offered our sincere farewells, shaking hands with the grandmothers and grandfathers with deep respect before heading back home. The following day, we were given the important task of preparing a presentation detailing our experiences, personal reflections, and the profound life lessons we had gleaned from our visit to the care home. This experience taught us that kindness and attention are the most important assets in life.

Selasa, 11 November 2025

bagaimana ulangan ?

Halo saya akan menjalaskan bagaimana sih kita mempersiapkan diri untuk ulangan,maka dari itu mari kita mulai penjelasan bagaimana kita mempersiapkan diri untuk ulangan dan langkah-langkah untuk mendapatkan nilai yang bagus.


pertama-tama kita harus menyesuaikan diri dengan materi-materi yang diberikan oleh guru setelah itu kita harus mengumpulkan dari materi yang diberikan oleh guru,jika sudah mendapatkan berbagai informasi dan bahan belajar dari materi yang sudah dapat dan pada saat ini saya juga sedang mempersiapkan diri untuk ulangan informatika.

setelah mendapatkan berbagai bahan dan catetan untuk belajar gunakan catatan dan bahan tersebut untuk memahami setiap cara dan informasi agar dapat mengerti dalam pengerjaan ulangan dan jangan lupa selalu teliti dalam pengerjaan setiap soal setelah mengerjakan semua soal jangan lupa memeriksa ulang soal yang sudah kalian jawab agar tidak ada jawaban yang salah atau keliru.


setelah itu kalian akan mendapat kan nilai yang baik karena sudah belajar dengan baik maka dari itu kita harus menggusahakan nilai yang baik agar di rapot kalian tidak ada nilai yang merah,dan ini juga menguntungkan kalian karena dapat membahagiakan orang tua kalian serta mendapatkan penghargaan jika kalian belajar lebih rajin.