Daniel Dasing artikel
Kamis, 20 November 2025
Saint mary's ways
Selasa, 18 November 2025
Experience in a panti wreda(recount text)
Hello, and welcome back! Today, I am absolutely delighted to share with you a profoundly touching and deep experience I had during a visit to the elderly care home (Panti Wreda). This meaningful activity took place last month, precisely on October 11, 2025. The time we spent there was truly invaluable, granting me deep insights and life lessons that have inspired me to become a better, more compassionate individual.
From this activity, we have also carried out one form of service of Mother Mary and also humility which has been carried out in the nursing home.
In the days leading up to the visit, we were meticulously reminded to prepare both our personal necessities and sincere and beneficial donations for the beloved elderly residents. We were also instructed to bring our writing equipment to carefully record our observations and reflections for a subsequent report. Furthermore, my peers and I ensured we would wear neat, appropriate, and respectful attire, showing our utmost reverence for the occasion. The next morning, I woke up around eight o’clock, as our gathering time at the care home was set for nine. I dressed in my most polite clothes and gathered all the required supplies.
Upon my arrival at the care home, I noticed that not all of my friends had reached the venue. Some were unfortunately hampered by traffic delays, and a few others were unable to join us due to illness. After a brief wait, we were ready to enter the premises. Inside, we were greeted by a serene and peaceful sight: grandmothers and grandfathers (Oma and Opa) sitting tranquilly in the central garden. We also observed the dedicated nurses tending to the residents with great care and patience, offering support to those who needed assistance. We then proceeded into the care home's spacious hall, where several grandmothers and grandfathers were already waiting for us with gentle anticipation and tenderness.
We immediately began setting up the planned activities in the hall. This included preparing colourful plastic balls and question cards designed to spark lively and cheerful conversation. Other friends focused on arranging uplifting songs and special performances meant to entertain our elderly hosts. Our accompanying teacher then graciously guided us to take seats close to the grandmothers and grandfathers, fostering a sense of close intimacy and connection. Meanwhile, another group of friends prepared nutritious refreshments, such as fresh dragon fruit and papaya. We officially began our program with warm introductions, clearly articulating the noble purpose of our visit.
The most engaging part of the day started with games we had carefully planned, such as passing the ball. The lucky recipient of the ball would be asked a friendly question. Some of the grandmothers and grandfathers, understandably, found it a little challenging to answer, perhaps due to their advanced age, but they participated with good spirit. Following the game, we enjoyed a short break to share the prepared fruits. We noticed that some of the grandmothers and grandfathers struggled to hold a spoon firmly. Seeing this, several of us tenderly and patiently helped to feed them, ensuring they could enjoy their meal with ease and comfort—a truly humbling moment.
The atmosphere brightened further and became full of joy as we all began to sing together. The grandmothers and grandfathers were visibly delighted and entertained. We even had a beautiful and unexpected moment when one of the grandmothers performed a melodious song in Mandarin, which was met with warm and hearty applause.
To conclude our precious time, we sang one last song together as a heartfelt final chorus. Our friends wisely prepared the closing ceremony with a collective prayer, acknowledging our gratitude for the day we had passed. After the prayer, we offered our sincere farewells, shaking hands with the grandmothers and grandfathers with deep respect before heading back home. The following day, we were given the important task of preparing a presentation detailing our experiences, personal reflections, and the profound life lessons we had gleaned from our visit to the care home. This experience taught us that kindness and attention are the most important assets in life.
Selasa, 11 November 2025
bagaimana ulangan ?
Selasa, 14 Oktober 2025
Konversi bilangan
Konversi bilangan adalah proses mengubah suatu bilangan dari satu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya tanpa mengubah nilai bilangan tersebut Dalam kehidupan sehari-hari, manusia umumnya menggunakan sistem bilangan desimal sedangkan komputer hanya mengenal sistem bilangan biner Karena perbedaan sistem ini, diperlukan proses konversi agar data yang dimasukkan oleh manusia dapat dipahami dan diproses oleh komputer dengan benar.
Proses konversi bilangan tidak mengubah nilai asli dari bilangan tersebut, melainkan hanya cara penulisannya. Misalnya, bilangan desimal 10 memiliki nilai yang sama dengan bilangan biner 1010 atau bilangan heksadesimal A. Setiap sistem bilangan memiliki simbol dan aturan penulisan tersendiri, tergantung pada basis yang digunakan.
Konversi bilangan sangat penting terutama dalam bidang komputer dan elektronika digital. Komputer memproses informasi dalam bentuk biner karena sinyal listrik hanya memiliki dua kondisi, yaitu hidup dan mati. Oleh karena itu, setiap data atau instruksi yang diberikan kepada komputer perlu dikonversi dari bentuk desimal atau heksadesimal menjadi bentuk biner. Demikian pula, hasil dari pemrosesan komputer sering dikonversi kembali ke bentuk desimal agar lebih mudah dipahami oleh manusia.
Selain untuk kebutuhan komputasi, konversi bilangan juga bermanfaat dalam perancangan perangkat keras, pemrograman, dan komunikasi data. Dengan memahami proses konversi ini, seseorang dapat dengan mudah membaca, menulis, serta mentransfer data antar sistem yang menggunakan basis bilangan berbeda. Oleh sebab itu, penguasaan konsep konversi bilangan menjadi dasar penting dalam bidang teknologi informasi dan elektronika.
Biner (basis 2) → menggunakan digit 0 dan 1
Oktal (basis 8) → menggunakan digit 0–7
Desimal (basis 10) → menggunakan digit 0–9
Heksadesimal (basis 16) → menggunakan digit 0–9 dan A–F
Rabu, 01 Oktober 2025
BLOGROLL
kalian bisa meihat blogger teman saya dan ada beberapa di sini dan jangan lupa untuk mengunjungi blogger teman teman saya
Chelsea dan https://chels02ylena.blogspot.com/ :
Orin dan https://elizbetjanes.blogspot.com/ :
Jovan : https://skibidichamba.blogspot.com/
Flavya https://iniflaa.blogspot.com/
Felis: https://beepboobbloub.blogspot.com/
Maria : https://marrycrdv.blogspot.com/
Jovita: https://chajoviees.blogspot.com/
Filia: https://kyoivlia.blogspot.com/2025/09/sekolahku.html?m=1
Revita : https://choiireviethsa.blogspot.com/
Putra https://putragirsangfr.blogspot.com/2025/09/tentang-aku.html
Vincent : https://vincentarticles.blogspot.com
Kianna : https://dominiquekiikiynn.blogspot.com/
Leon : https://artikelleon.blogspot.com/
Rachel:https://reysheyelle.blogspot.com/
Vander :https://vanderartikel.blogspot.com/
Nathan: nathantikel.blogspot.com
Godwin: winscornerooo.blogspot.com
Yumna : https://iniyumnassa.blogspot.com/
Maureen : https://maureenlivie.blogspot.com/?m=1
aruna: https://arunadevita.blogspot.com/
Arya : https://artikelaryasatya.blogspot.com/?m=1
Dewa : https://justdewa.blogspot.com/
Dasing: https://dasingk.blogspot.com/
Aurora : https://auroraeaaaa133.blogspot.com/?m=1
OUTING
Selasa, 30 September 2025
Perkenalan diri
Teknologi dengan berbagai pemanfaatan nya
Artikel teknologi
teknologi banyak kegunaan dalam pekerjaan kita selain itu teknologi dapat mengasah skill kita dalam mengedit dan membuat suatu game seperti membuat game,ada banyak sekali aplikasi yang bisa membantu kita dalam membuat animasi serta beberapa aplikasi yang membantu kita untuk mengedit atau mendapatkan tutorial untuk membuat animasi atau mengedit
teknologi ini juga cukup berperan penting dalam kehidupan sehari-hari seperti mencari informasi secara mudah dan cepat selain itu teknologi dapat memudah kan kita berkomunikasi jarak jauh dan salah satu aplikasi yang bekerja untuk mengirim pesan yaitu whatsapp,tetapi teknologi juga memiliki dampk buruk seperti kecanduan dan membuka situs yang tidak baik seperti judol dan pornografi.
kita juga bisa melihat banyak remaja maupun anak kecil yang sudah bisa membuat animasi terutama di platform youtube banyak remaja dan anak kecil yang menampilkan karya nya dan dengan cara itu mereka bisa mendapatkan dukungan dari penggemar atau pengikut yang menyukai karya nya,di karenakan itu banyak remaja yang mengalirkan kratifitas nya ke dalam berbagai platfrom.
teknologi bisa membuat kita lebih kreatif dalam banyak hal oleh karena itu kita harus banyak memberikan dukungan dan membuat anak muda semakin kreatif dalam suatu editing dan beranimasi selain itu teknologi juga sudah tersebar luas kita juga jangan sampai ketinggalan karena dengan kita beradapm tasi bersama teknologi kita dapat lebih mudah menyelesaikan masalah.Sekolah saya
saya berasal dari bandung dan saya bersekolah di smp santa maria bandung kelas 9.1 di sini kami memiliki banyak ekskul ada paskibra ada basket dan banyak lagi selain itu sekolah kami memiliki fasilitas yang cukup bagus selain itu banyak juga kegiatan-kegiatan yang menyenangkan di sana seperti ada nya lomba,cerdas cermat,pelling B dan banyak lagi
selain itu smp santa maria memiliki beberapa mata pelajaran tertentu seperti Mandarin kami juga memiliki lapangan yang cukup besar kami juga bisa melalukan banyak aktivitas yang bisa kita gunakan jika lapangan tidak di pakai karena sebagian ekskul menggunakan lapangan seperti futsal,basket dan paskibra dan lapangan kami juga memiliki rung basket dan bola serta di sekolah kami juga ada ruft top yang biasa nya di gunakan untuk aktifitas-aktifitas santai
sekolah kami juga memiliki kualitas properti yang baik dan nyaman kita gunakan untuk belajar dan lingkungan yang nyaman untuk di pandang karena sekolah kami juga selalu menjaga kebersihan dari setiap kelas dan sekitar sekolah,serta kami memiliki beberapa peraturan yaitu menghormati setiap guru seperti menyapa dan karyawan sekolah.
Hobi saya
saya memiliki hobi begitu banyak tapi salah satu dari hobi yang saya sukai untuk mengisi waktu luang yaitu memancing dan bermain layangan saya biasa nya bermain di lapangan bersama teman teman saya dan biasa nya bermain sepulang sekolah atau pada saat libur seperti hari sabtu dan minggu.
saya suka bermain layangan dari kelas 3 dan saya sampai sekarang masih bermain layangan selain itu saya juga suka bermain olahraga seperti bola atau basket tetapi saya tidak begitu mahir atau mengerti dalam bermain bola tetapi untuk basket saya masih mengerti sebagian peraturan atau cara bermain basket di karena kan di sekolah saya memiliki materi olah raga basket dan bola tetapi saya lebih mengerti di permainan basket.
dan juga main layangan membantu saya lebih tenang jika tidak ada yang mengganggu dan juga pada saat memancing membantu saya lebih tenang jika mendapatkan ikan dan terkadang sulit untuk mendapatkan ikan di karena kan itu saya suka emosi karena ikan nya tidak mau memakan pelet saya,selain itu dari hobi yang saya sukai dari hobi tersebut saya mendapatkan banyak teman di dekat rumah saya.

.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)
.jpg)
.jpg)





.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)